Cinta Subuh 3 Review; Penyemangat yang Semakin Lengkap

Kalau kamu sudah sering menyimak film pendek Cinta Subuh yang sebelum – sebelumnya, pastinya sudah tidak sabar juga untuk menyaksikan film pendek Cinta Subuh 3. Nah karena saya sudah menonton filmnya setelah kemarin memesan DVD langsung, kali ini saya akan membuat Cinta Subuh 3 Review.

Cinta Subuh 3 atau yang juga diberi julukan Sang Ksatria Subuh adalah sebuah film yang digarap oleh Film Maker Muslim, sama dengan yang membuat Ramadhan Cantik Web Series dan 2 film pendek cinta subuh sebelumnya.

Cinta Subuh 3 Review Lengkap Alur Cerita

Alur Cerita Cinta Subuh 3

Dilihat dari plot/alur ceritanya, Cinta Subuh 3 diawali dengan kedatangan Dodi (yang disuruh bangunin Angga buat sholat Subuh di Cinta Subuh 1), menemua Ustadz Jameel untuk melamar putri tunggal beliau, Aghnia, diperankan oleh Hana Nurjanah.

Aghnia Cinta Subuh 3

Aghnia adalah seorang muslimah yang sholehah, sehingga tidak heran Dodi jatuh hati kepadanya dan langsung saja bertamu untuk melamarnya, bahkan tanpa sekalipun berbincang dengan Aghnia sebelumnya, dia sudah yakin akan menjadikannya pendamping hidup.

Sehingga tidak heran hingga terjadi dialog yang sangat menggelitik bagi saya;

Dodi: Walaupun saya belum pernah ngobrol dengan purtri bapak (Aghnia), tapi saya haqul yakin untuk menjadikannya pendamping hidup saya pak.

Ust. Jameel: (setelah bertanya dengan putrinya) Iya Ana tahu, tapi masalahnya anak saya juga haqul yakin tidak kenal sama Ente.

Dialog di atas adalah dialog yang membuat saya sampai tertawa terbahak sendiri waktu menyaksikan film Cinta Subuh 3 ini.

Diskusi dalam pertemuan itu pun berlanjut, hingga akhirnya di sepakati bahwa Dodi harus melakukan sebauh syarat sebelum dia diijinkan melamar Aghnia beserta orang tuanya nanti setelah syaratnya dipenuhi.

Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah agar Dodi menjalankan Sholat Subuh berjamaah di masjid, secara on time selama 40 hari ke depan. Sebuah syarat yang sederhana nampaknya, namun kalau kita mau jujur pada diri kita, pasti berat untuk bisa melakukan ini.

Perjuangan 40 Hari Sholat Subuh Berjamaah on Time

Dalam melakukan misinya untuk berjamaah sholat subuh selama 40 hari penuh, Dodi memiliki banyak kendala juga rupanya.

Karena harus meluangkan waktu subuhnya di masjid, Dodi jadi selalu terlambat datang ke kantor, tiap hari selalu disindir dengan pedas oleh rekan kantornya dan harinya selalu diawali dengan menghadap atasan dan menerima kritik dan peringatan yang tidak main – main.

Bahkan bosnya memperingatkannya bahwa dia bisa saja dipecat!

Akhirnya dia justru mengundurkan diri. Memutuskan berjualan, mengalami keseretan dalam bisnis. Hingga Allah mengirimkan bantuannya berupa kesempatan bekerja dengan Ustad Sapta (kakak Ratih).

Perjuangan pun akhirnya dilaluinya hingga hari ke-40, lalu Dodi menghadap Ust. Jameel lagi.

Namun sayang pernah satu hari dia gagal sholat subuh berjamaah di masjid. Dia sampaikan juga kegagalannya dalam melaksanakan amanah tersebut, karena satu hal yang ada di Cinta Subuh 1 jawabannya.

Bagaimana keputusan Ust. Jameel? Simak saja di filmnya nanti yang akan tayang di YouTube tanggal 30 Oktober 🙂

Berbau Sinetron

Satu hal yang agak saya tidak suka dari Cinta Subuh 3 ini adalah nuansa alur cerita yang seperti sinetron. Cuma perasaan dan pendapat saya pribadi sih, mungkin bagi anda tidak. 🙂

Kenapa bisa terjadi? Mungkin karena cerita Cinta Subuh 3 ini dimaksudkan untuk mempersatukan 2 Cinta Subuh sebelumnya jadi satu cerita utuh. Topik atau pesan yang disampaikan Cinta Subuh 1 dan Cinta Subuh 2 terasa agak terserak, karena mungkin dari awal Cinta Subuh 1 memang tidak ada gambaran dibuatnya sekuel – sekuel susulan.

Tugas Cinta Subuh 3 adalah untuk meremidi ini.

Dalam Cinta Subuh 3 ini, untuk membingkai alur dijadikanlah koneksi antara satu orang dengan yang lainnya. Seperti Dodi yang terlihat ‘terlalu kenal’ dengan Ratih dalam Cinta Subuh 1, saat melihat hubungan Dodi dengan Ustad Sapta (kakaknya Ratih) kita jadi maklum dengan kedekatannya.

Pesan Cinta Subuh 3

Terlepas dari hal yang tidak saya sukai tadi, Cinta Subuh 3 memang lebih gereget dalam menyampaikan kepada umat tentang pentingnya sholat subuh berjamaah di masjid. Karena jumlah jamaah saat shalat subuh di masjid yang banyak menunjukan akan bangkitnya kembali umat Islam dari keterpurukan yang selama ini melanda.

Cinta Subuh 3 Review - Sholat Subuh itu berat (Intro)

Bagi saya sendiri, Cinta Subuh 3 sangat kuat dampaknya dalam menginspirasi saya untuk lebih tertib sholat Shubuh di masjid, on time, dan berjamaah. Walau kadang juga masih terlewat, tapi sudah berusaha dan berusaha lebih baik lagi sembari berdoa untuk dimudahkan bangun di waktu subuh, menyeting alarm di hp, hingga berusaha tidur lebih awal lagi.

Cinta Subuh 3, Sang Ksatria Subuh sudah bisa disimak sekarang di YouTube, berikut saya lampirkan sekalian video tersebut,

 

Sebagai bocoran, Cinta Subuh The Movie juga akan rilis nanti di tahun 2016. Stay Tuned!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *